RASAPARARAJA

Demi rasapararaja,
pemberi suka duka
Kita tlah lama buta,
membabi buta dan terbutakan
Kita masih tetap buta,
menerawang awan kelam
melangkah gagah
teriak pongah
di atas sahabat
yang terkubur percuma
di medan kampanye
dan medan demonstrasi
Kita semua bisu,
membisu dan pura-pura bisu
Kini semakin bisu
berkoar gertak kecoa dan para kutu
bergumam pilu
tentang rindu
telusuri pelangi pagi
yang kini tersaput kabut
meski pagi sudah tinggi
tapi mendung segan pergi
Demi raja dan para calon raja
pemberi rasa asa
Kita sudah lumpuh
duduk beku dan remuk terpuruk
lelah melagu
tentang para dungu
kapankah membatu,
dan mati dalam komentarnya sendiri
kapankah menguap,
dan melayang dalam ancamannya sendiri
Demi rasapararaja
kita harus bangun,
duduk dan berdiri
sebab pagi masih kelam

Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *