Sukimin: Terpana pesona

Tersebutlah seorang Sukimin, seorang pengelana sebatang kara yang sedang mencari makna hidup dari filosofi yang selama ini hanya ditelan sebagai teori. Saat tiba disebuah kota kabupaten yang konon merupakan salah gudang penghasil biduanita aliran melayu terbesar di nusantara. Selepas isya, sambil berjalan mencari penginapan demi sejenak bermalam, Sukimin melepas lelah dan memenuhi panggilan rasa lapar di sebuah warung kecil di pinggir jalan tengah kota.

Ternyata, tepat di sebelah warung tersebut tampak sebuah rumah yang sedang mengadakan pesta pernikahan lengkap dengan panggung kecil ditengahnya. Tanpa sadar tanpa terkira, pandangan Sukimin pun tertuju kepada sang penampil yang sedang menggoyangkan hampir seluruh bagian badannya sembari melantukan lagu melayu yang katanya sedang hit saat ini. Balutan busana yang menggoda tiada tara, dengan model kain jejaring yang melabur hampir seluruh bagian kaki sang biduanita, dan sebagai seorang lelaki normal, Sukimin pun sekejap terpana oleh pesona sang dewi pentas.

Namun sejenak lalu, pandangan Sukimin lebih tertarik kepada pemandangan para undangan yang seakan terperangah tak berkedip menjelajahi pesona performa pentas kecil namun penuh jerat setan yang seakan sedang puas tertawa. Betapa manusia yang sedang terpesona bisa sejenak melupakan segala apa yang sedang mereka alami, sejenak melupakan segala duka yang mereka lalui dan sejenak berbahagia dengan apa yang sedang bergelora di dalam hati.

Tersebutlah seorang Sukimin, sambil tersenyum kecil membayangkan di dalam nurani. Andai saja para manusia sejenak terpana pesona akan nikmat dan karunia yang telah terlimpah dari Yang Maha Bijaksana, apakah kita juga akan sejenak mampu melupakan segala duka dan merasa berbahagia sehingga mampu meluapkan segala rasa syukur dari bibir hingga ke hati yang terdalam? Dan tersebutlah seorang Sukimin, sembari tiada berhenti melantunkan syukur tanpa suara akibat terpana pesona oleh segala rahmat hidup yang telah diterima dan dirasa dari Sang Maha Agung pencipta segala nikmat rasa…..

Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *