Sukimin: Tergila-gila

Tersebutlah seorang Sukimin, selepas dhuhur sembari berjalan melintasi sebuah mall yang tiba-tiba penuh dengan kerumunan anak muda yang histeris meloncat tanpa aturan. Rasa penasaran yang membuncah menggerakkan Sukimin mendekati keramaian tersebut. Ternyata sebuah panggung tanggung berdiri tepat di tengah mall, layaknya sebuah lubang besar yang diisi oleh letupan lava dan para muda disekitarnya yang terpental kepanasan menggilai sang penampil di atas pentas.

Tersebutlah seorang Sukimin, sambil berusaha mendongakkan kepala memenuhi rasa penasaran yang menggeliat di dirinya. Ternyata sekelompok remaja tanggung dengan paras rupawan melenggak lenggok di atas panggung. Dan ternyata sekelompok besar remaja tanggung lainnya secara serentak tanpa ada komando berloncatan penuh histeria. Sambil bertanya kepada batinnya yang masih takjub melihat fenomena yang baru saja tercipta.

“Mengapa mereka begitu larut tenggelam di lautan penuh suka cita?” sembari tetap terkesima, hati nuraninya pun menjawab pertanyaannya sendiri.

“Karena mereka sedang tergila-gila, sedang terpesona dan sedang tertancap histeria di dada mereka.”

Tersebutlah seorang Sukimin, sambil tetap tersenyum kecil melihat kejadian yang ada didepannya. Andai saja kita semua tergila-gila kepada segala perintah dan wahyu dari Yang Maha Bijaksana, akankah kita juga bisa larut dalam sebuah histeria saat waktu ibadah telah tiba? Ataukah bisa kita terpesona dengan berkah dan rahmat Yang Maha Raja sehingga saat kita bersyukur bisa setakjub para remaja yang sedang tergila-gila kepada sang idola? Dan kita memang seharusnya tetap tergila-gila…….

Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *