Samidin dan Jesse Porter – Case V : Diamond Does Death

Satu hari yang kelabu, mendung menggelayut terlihat sendu. Seorang kurir yang membawa berlian, terkapar hampir tak berdaya setelah dirampok segerombolan bandit. Sang kurir yang terluka, malah menjadi tersangka utama sebab memang tidak banyak yang tahu mengenai jadwal dan rute pengiriman. Sang kurir, Bill Marjin, lalu meminta bantuan Samidin dan Jesse Porter untuk melacak siapa sesungguhnya yang merampok dirinya. Sebab dia curiga bahwa hal tersebut dilakukan oleh orang dalam perusahaan ekspedisi.

Samidin pun lalu berusaha melacak keberadaan berlian yang dirampok dengan berpura-pura sebagai tukang tadah berlian kelas wahid. Umpan yang diberikan oleh Samidin pun berhasil, sebab sekelompok mafia yang dikomandani oleh Tumijio kemudian mendatanginya untuk menawarkan berlian dengan spesifikasi persis seperti yang dirampok dari tangan Bill.

Di sisi lain, Jesse Porter menyamar sebagai agen asuransi untuk membuktikan keterlibatan dari pihak dalam perusahaan kurir berlian tersebut sekaligus memancing keberadaan si dalang perampokan yang sesungguhnya. Hingga akhirnya diketahui bahwa dalang perampokan itu sesungguhnya adalah Wan Diswan, salah seorang direktur keuangan. Dan ternyata pancingan Samidin dan Jesse sangatlah sukses. Hingga terjadi transaksi penjualan berlian kepada Samidin, tentu saja sebelumnya Samidin dan Jesse telah memasang berbagai jebakan untuk Wan Diswan dan Tumijo.

Namun apa mau dikata, jebakan yang sesungguhnya dimaksudkan untuk mendapatkan kembali berlian, malah berakhir menjadi bencana. Wan Diswan dan Tumijo malah terlibat baku tembak sendiri sehingga keduanya tewas di tempat. Berlian yang dirampok pada akhirnya kembali ke tangan pemilik dan Bill Marjin bebas dari segala dakwaan.

Terkadang memang, harta yang diperoleh dari jalan penuh dosa hanya akan membawa bencana.  Banyak orang terpesona dengan kilau sementara dari tumpukan uang yang terbayang, hingga para pelakunya bisa menjadi tergoda untuk lebih berbuat dosa, menyingkirkan sahabat, rekan maupun kolega. Tetapi di fakta yang ada, seringkali orang yang memperoleh harta dengan jalan dosa, malah seakan-akan hidup sentosa . Namun Yang Maha Pemberi Asa sangatlah adil, karena sentosa di dunia fana bukan berarti akan sejahtera di alam baka. Dan semoga kita semua terhindar dari cipratan kekayaan yang diperoleh dari jalan penuh dosa.

Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *